Dari Maluku untuk Indonesia Emas 2045, Karang Taruna Satukan Gerakan Pemuda

Sabtu, 31 Januari 2026 – Senin, 2 Februari 2026 – Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) menggelar Temu Karya Pengurus Karang Taruna Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku dengan mengusung tema “Satukan Gerakan, Wujudkan Indonesia Emas 2045”. Kegiatan ini bertempat di Manise Hotel, Ambon, dan dihadiri oleh sejumlah pengurus serta pemangku kepentingan, termasuk Bapak Alexander Waas.

 

Temu Karya tersebut menjadi forum strategis konsolidasi organisasi Karang Taruna di wilayah Maluku, sekaligus wadah penguatan arah gerakan kepemudaan yang selaras dengan agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

 

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bapak Agus Maimun, Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT), yang hadir mewakili Ketua Umum PNKT, Budisatrio Djiwandono. Dalam sambutannya, Agus Maimun menegaskan pentingnya peran Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan yang memiliki akar kuat di tengah masyarakat.

 

Ia menjelaskan bahwa sejak awal berdirinya, Karang Taruna lahir sebagai organisasi kemasyarakatan yang kemudian terus berkembang dan bertransformasi menjadi mitra strategis pemerintah. Dalam berbagai fase pembangunan nasional, Karang Taruna secara konsisten mengambil peran aktif di berbagai sektor, di antaranya ketenagakerjaan, kepemudaan, olahraga, hingga bidang kesejahteraan sosial. Menurutnya, keberadaan Karang Taruna tidak hanya menjadi ruang pengabdian bagi generasi muda, tetapi juga menjadi kekuatan sosial yang mampu menjawab tantangan pembangunan di tingkat lokal maupun nasional. 

 

Sementara itu, Ketua Caretaker Pengurus Karang Taruna Provinsi Maluku, Halimun Saulatu, menyampaikan bahwa Temu Karya ini secara khusus diselenggarakan untuk memilih ketua definitif di enam kabupaten/kota di Provinsi Maluku. Adapun daerah yang mengikuti proses penetapan kepemimpinan tersebut meliputi Kota Ambon, Kabupaten Buru, Kota Tual, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Timur, dan Kabupaten Kepulauan Aru.

 

Halimun menambahkan, penetapan kepemimpinan definitif di tingkat kabupaten/kota diharapkan mampu memperkuat struktur organisasi Karang Taruna di Maluku secara menyeluruh, sehingga program-program pemberdayaan pemuda dan kesejahteraan sosial dapat dijalankan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

 

Melalui pelaksanaan Temu Karya ini, Karang Taruna Maluku diharapkan semakin solid dalam menyatukan gerakan dan visi organisasi. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mempertegas peran strategis Karang Taruna sebagai garda terdepan kepemudaan dalam mendorong kesejahteraan sosial masyarakat, sekaligus berkontribusi aktif dalam mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045.

Bagikan ke Media Sosial

Copyright © 2024 Bung Lex Official Website.